/
BMB UTS!!
Save to my account
Sign up
BMB UTS!!
Elicited and Classical Conditioning
Study
1
Question
Apa yang dimaksud dengan Elicited Behavior?
Answer
Tingkah laku pertama yang diperlihatkan oleh makhluk hidup karena sudah terberi sejak lahir, perilaku yang secara otomatis muncul karena stimulus tertentu seperti bersin karena ada debu atau kaget mendengar suara tembakan
2
Question
Apa yang dimaksud dengan Reflexes?
Answer
Respon sederhana dan otomatis terhadap sebuah stimulus, contohnya mengeluarkan air liur sebagai respons terhadap jus lemon atau saat kelilipan
3
Question
Apa yang dimaksud dengan Startle Response?
Answer
Reaksi defensif terhadap stimulus tibatiba yang tidak terduga, melibatkan pengetatan otomatis otot rangka serta perubahan hormonal dan viseral organ internal, contohnya secara otomatis menoleh sebagai respons terhadap suara asing di belakang kita
4
Question
Apa yang dimaksud dengan Orienting Response?
Answer
Kita secara otomatis memposisikan diri untuk memfasilitasi perhatian pada stimulus, dapat melibatkan gerakan tubuh yang relatif besar, contohnya saat secara otomatis menoleh sebagai respons terhadap suara asing di belakang kita
5
Question
Apa yang dimaksud dengan Refleks yang Berkaitan dengan Survival?
Answer
Refleks yang berfungsi sebagai pelindung dengan mengeluarkan zatzat yang berpotensi beracun dari sistem pencernaan, contohnya the Vomiting Reflex atau the Flexion Response
6
Question
Apa yang dimaksud dengan Reflex Arc?
Answer
Struktur saraf yang mendasari banyak refleks dan terdiri dari neuron sensorik, interneuron, dan neuron motorik, contohnya ketika menyentuh api, reseptor di tangan menstimulasi neuron sensorik yang membawa pesan bahaya ke korda spinalis
7
Question
Apa yang dimaksud dengan Fixed Action Patterns?
Answer
Urutan respons tetap yang ditimbulkan oleh stimulus tertentu, polanya selalu sama dan tidak berubah, contohnya pembuatan jaring labalaba oleh sekumpulan labalaba atau mengubur kacang oleh para tupai
8
Question
Apa yang dimaksud dengan Sign Stimulus atau Releaser Stimulus?
Answer
Stimulus spesifik yang memunculkan fixed action patterns, contohnya kucing menggaruk tanah untuk menutupi urin dan fesesnya
9
Question
Fixed action patterns adalah respons adaptif yang telah berevolusi untuk membantu hewan mengatasi aspek lingkungan yang konsisten.
Answer
Fixed action patterns are adaptive responses that have evolved to help animals cope with consistent aspects of the environment.
10
Question
Habituation adalah penurunan kekuatan perilaku yang ditimbulkan setelah presentasi berulang dari sebuah stimulus.
Answer
Habituation is the decrease in the strength of a behavior that occurs after repeated presentation of a stimulus.
11
Question
Sensitization adalah peningkatan kekuatan perilaku yang ditimbulkan setelah presentasi berulang dari sebuah stimulus.
Answer
Sensitization is the increase in the strength of a behavior that occurs after repeated presentation of a stimulus.
12
Question
Longterm Habituation adalah habituation yang berlangsung lebih lama dan untuk menjadi responsif lagi akan berlangsung lama.
Answer
Longterm Habituation is habituation that lasts longer and takes longer to become responsive again.
13
Question
ShortTerm Habituation adalah respon yang ditampilkan secara cepat menurun sebagai hasil dari stimulasi berulang.
Answer
ShortTerm Habituation is the rapid decrease in displayed response as a result of repeated stimulation.
14
Question
Dishabituation adalah kemampuan respon yang terhabitasi untuk muncul kembali setelah presentasi stimulus baru yang tidak relevan.
Answer
Dishabituation is the ability for habituated responses to reappear after the presentation of a new irrelevant stimulus.
15
Question
What is the size of the box after habituation in the study?
Answer
4x4
16
Question
What size box will babies stare at longer after habituation?
Answer
2x2
17
Question
Mengapa paparan berulang terhadap rangsangan tertentu terkadang mengakibatkan habituasi dan terkadang menimbulkan sensitisasi?
Answer
Intensitas Pendorong Stimulus: Low-Intensity Stimulus biasanya menyebabkan habituation, High-Intensity Stimulus biasanya menyebabkan sensitization, dan ada juga Intermediate Intensity yang menyebabkan sensitization kemudian habituation.
18
Question
Apa yang dimaksud dengan Evolutionary Significance of the Stimulus?
Answer
Kebanyakan orang dengan cepat terbiasa dengan bau bawang merah dan rempah-rempah, namun terganggu oleh bau anyir. Emosi yang muncul kemudian menurun karena individu terbiasa dengan situasi.
19
Question
Apa yang diusulkan oleh Opponent-Process Theory of Emotion?
Answer
Mengusulkan bahwa peristiwa emosional memunculkan dua proses yang saling berlawanan, yaitu Aprocess (primary process) dan Bprocess (opponent process) yang berlawanan dengan Aprocess.
20
Question
Apa karakteristik dari Aprocess dan Bprocess dalam Opponent-Process Theory of Emotion?
Answer
Aprocess berkorelasi erat dengan kehadiran peristiwa emosional, sedangkan Bprocess meningkat dan menurun dengan lambat. Bprocess meningkat baik dalam kekuatan maupun durasi dengan penyajian peristiwa emosional berulang.
21
Question
Apa yang dimaksud dengan Classical Conditioning?
Answer
Suatu proses di mana satu stimulus yang tidak memicu munculnya respon tertentu diasosiasikan dengan stimulus kedua yang memicu munculnya respons. Juga dikenal sebagai Pavlovian conditioning.
22
Question
Apa yang dimaksud dengan Unconditioned Stimulus (US) dan Unconditioned Response (UR) dalam Classical Conditioning?
Answer
US adalah stimulus yang secara alamiah memicu suatu respons, sedangkan UR adalah respons yang terjadi secara alami dan tidak memerlukan pelatihan sebelumnya.
23
Question
Apa yang dimaksud dengan Neutral Stimulus (NS) dan Conditioned Stimulus (CS) dalam Classical Conditioning?
Answer
NS adalah stimulus awal, sedangkan CS adalah stimulus yang awalnya netral namun kemudian dapat memicu respons karena diasosiasikan dengan US.
24
Question
Apa itu Unconditioned Response (UR) dalam classical conditioning?
Answer
Respons yang terjadi secara alami dan tidak memerlukan pelatihan sebelumnya
25
Question
Apa yang dimaksud dengan Neutral Stimulus (NS) dalam classical conditioning?
Answer
Stimulus awal yang tidak memiliki respons sebelumnya
26
Question
Apa itu Conditioned Stimulus (CS) dalam classical conditioning?
Answer
Stimulus yang awalnya netral namun kemudian dapat memicu respons karena diasosiasikan dengan Unconditioned Stimulus (US)
27
Question
Apa yang dimaksud dengan Conditioned Response (CR) dalam classical conditioning?
Answer
Respon yang timbul karena ada pelatihan sebelumnya dan diasosiasikan dengan Conditioned Stimulus (CS)
28
Question
Apa itu Appetitive Conditioning dalam conditioning?
Answer
Proses pembelajaran di mana stimulus yang dianggap menyenangkan (Unconditioned Stimulus) dipasangkan dengan stimulus netral sehingga membuat organisme mendekati atau mencari stimulus tersebut
29
Question
Apa yang dimaksud dengan Aversive Conditioning dalam conditioning?
Answer
Proses pembelajaran di mana stimulus yang dianggap tidak menyenangkan (Unconditioned Stimulus) dipasangkan dengan stimulus netral sehingga membuat organisme menghindari stimulus tersebut
30
Question
Apa yang diukur oleh Paradigma CER dalam mengukur tingkat ketakutan pada hewan?
Answer
Suppression Ratio
Operant Conditiong
Study
1
Question
Operant Conditioning?
Answer
Proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh konsekuensinya, emitted by the organism
2
Question
Nama perilakunya??
Answer
Operant Behaviour
3
Question
Penelitian awal
Answer
E.L. Thorndike neiliti di kucing pk puzzle box, intinya disuruh mencet untuk dapet makanan
4
Question
Teori apa yg dipake sm Thorndike
Answer
law of effect (kondisi/konsekuensi menyenangkan (satisfying) , cenderung diperkuat (perilakunya) & kebalikannya (kl not satisfying, diperlemah)
5
Question
Penelitian selanjutnya?
Answer
Skinner neliti di tikus pake Skinner Box (intinya puzzle box jg si), neken tuas --> dpt makanan
6
Question
Free Operant Conditioning?
Answer
bisa nyoba perilaku tanpa dibatasi, dikasi kebebasan bisa neken tuas pake kaki, tangan, mulut, dll
7
Question
Respondent Behavior/ Reflexive-type Behaviour?
Answer
Perilaku refleksif yang tidak disengaja, involuntary.
8
Question
Operant Behavior?
Answer
Perilaku yang tampak lebih sukarela dan dikendalikan oleh konsekuensinya, voluntary.
9
Question
Pendapat skinner mengenai Law of Effect
Answer
ga setuju, menurut dia ga bisa kategoriin sesuatu sebagai mutlak satisfying/unsatisfying karena setiap orang beda-beda, jadi menurut dia lebih ke kl positif probabilitas muncul lg di future lebih tinggi & kebalikannya
10
Question
Antecedent stimulus?
Answer
Stimulus diskriminatif yang mendahului respons, nandain konsekuensi dapat tersedia (S1/Sd); S1 --> R --> S2
11
Question
Consequences?
Answer
Berfungsi untuk meningkatkan atau menurunkan kemungkinan respons yang mendahuluinya (S2)
12
Question
Reinforcer Stimulus (Sr)
Answer
Yang ningkatin/nguatin kemungkinan suatu behaviour
13
Question
Punishing Stimulus (Sp)
Answer
Yang nurunin/lemahin kemungkinan suatu behaviour
14
Question
Perbedaan antara punisher - punishment & reinforcer -reinforcement
Answer
...er = konsekuensi; ...ment = proses/prosedur
15
Question
Class of responses dalam operant behavior didefinisikan sebagai
Answer
suatu rangkaian respons yang bisa ngasilin konsekuensi tertentu, karena bisa pake tangan, kaki, hidung, dll
16
Question
Contoh reinforcer adalah
Answer
Tertawa jika ada lelucon
17
Question
Contoh punisher adalah
Answer
pasang muka cemberut/ga suka kl ada lelucon
18
Question
Extinction dalam operant behavior adalah
Answer
Melemahnya suatu perilaku melalui penarikan reinforcement terhadap perilaku
19
Question
Discriminative Stimulus berfungsi sebagai
Answer
Occasion setter (jadi sinyal bahwa respon akan diikuti oleh reinforcer atau punisher)
20
Question
Contoh Sd
Answer
Susan ketawa kl John ngelawak, jd John lebih "semangat" ngelawak ke Susan (Susan = Reinforcer (Sd))
21
Question
Three Term Contingency?
Answer
Stimulus diskriminatif (Antecedents), Operant behaviour, Reinforcer/Punisher (Consequence) ABC
22
Question
Discriminative Stimulus for Punishment (Sdp)
Answer
Stimulus yang jadi sinyal bahwa suatu respon akan dpt hukuman
23
Question
Contoh Discriminative Stimulus for Punishment?
Answer
Mobil polisi (Sdp) : Ngebut (R) --> Ditilang (Sp)
24
Question
Discriminative Stimulus for Extinction (Sdelta)?
Answer
Tone (Sd) : neken tuas (R) --> makanan (Sr) Buzzer (Sdelta): neken tuas (R) --> X makanan X (-)
25
Question
Hubungan antara operant conditioning dan classical conditioning?
Answer
SALING OVERLAP. Contoh; nada diasosiai sm makanan, makan-saliva ; nada-CS , Saliva-CR
26
Question
Four Type Contingencies
Answer
Positive Reinforcement, Negative Reinforcement, Positive Punishment, Negative Punishment
27
Question
Positive Contingencies
Answer
Perilaku diikuti dengan ditambahkan atau disajikan sesuatu
28
Question
Negative Contingencies
Answer
Perilaku diikuti dengan penghapusan sesuatu
29
Question
Positive Reinforcement?
Answer
Ngasih stimulus satisfying untuk ningkatin perilaku
30
Question
Negative Reinforcement?
Answer
Ngambil stimulus unsatisfying untuk ningkatin perilaku; melibatkan escape & avoidance behaviour
Schedules of Reinforcements
Study
1
Question
Schedules of Reinforcements
Answer
Respon yang harus dipenuhi untuk dapetin penguatan
2
Question
Continuous Reinforcement Schedule (CRF)
Answer
Keadaan ketika SETIAP respon yang telah ditentukan diperkuat
3
Question
Intermittent Reinforcement Schedule (Partial)
Answer
Keadaan ketika hanya BEBERAPA tanggapan yang diperkuat
4
Question
Steady-State Behaviors
Answer
Pola stabil yang muncul setelah organisme cukup memiliki pengalaman atas jadwal yang telah ada.
5
Question
Four Basic Intermittent Schedules
Answer
Fixed Ratio (FR) Schedule, Variable Ratio (VR) Schedule, Fixed Interval (FI) Schedule, Variable Interval (VI) Schedule
6
Question
Fixed Ratio (FR) Schedule
Answer
Penguatan bergantung pada jumlah respons yang TETAP dan DAPAT diprediksi. FR 5, tikus harus menekan tuas 5x untuk mendapat pelet makanan
7
Question
Post-reinforcement Pause
Answer
Jeda singkat setelah pencapaian masing-masing penguat. Pola break & run
8
Question
Hubungan post-reinforcement pause dengan persyaratan rasio?
Answer
Persyaratan rasio yang lebih tinggi menghasilkan post-reinforcement pause yang lebih lama
9
Question
Very Dense or Rich Schedule
Answer
Jadwal di mana penguat mudah didapatkan. Misalnya, jadwal FR 5
10
Question
Very Lean Schedule
Answer
Jadwal di mana penguat sulit didapatkan. Misalnya, jadwal FR 100
11
Question
Stretching the Ratio
Answer
Bergerak dari persyaratan rasio rendah (dense schedule) ke persyaratan rasio tinggi (lean schedule) secara bertahap. Misalnya, dari FR 5 ke FR 100
12
Question
Ratio Strain
Answer
konsekuensi dari stretching ratio tp ga bertahap jd = BURNOUT
13
Question
Variable Ratio Schedules (VR)
Answer
Penguatan bergantung pada jumlah respons yang BERVARIASI dan TIDAK dapat diprediksi, umumnya ngasilin tingkat respon tinggi & stabil + dikit/tanpa postreinforcement Pause
14
Question
Fixed Interval (FI)
Answer
Bergantung pada RESPONS PERTAMA setelah periode waktu yg TETAP & DAPAT diprediksi
15
Question
Pola respons pada FI Schedule
Answer
Scalloped --> ada post-reinforcement pause + peningkatan rate response secara bertahap ketika mendekati akhir interval
16
Question
Variable interval schedule (VI)
Answer
Bergantung pada RESPONS PERTAMA setelah periode waktu yg BERVARIASI & TIDAK dpt diprediksi
17
Question
Pola respons pada VI Schedule
Answer
Response rate yang moderate, stabil, seringkali dengan sedikit/tanpa post-reinforcement pause
18
Question
Other simple schedules
Answer
Duration Schedule (FD & VD), Response-rate schedule (DRH, DRL, DRP), dan noncontingent schedule (FT & VT)
19
Question
Duration Schedules
Answer
terus-menerus selama periode waktu tertentu
20
Question
Fixed Duration (FD)
Answer
terus-menerus , jangka waktu TETAP dan DAPAT diprediksi
21
Question
Variable Duration (VD)
Answer
terus-menerus , jangka waktu BERVARIASI & TIDAK dpt diprediksi
22
Question
Kelemahan duration schedule
Answer
Memperkuat kinerja tanpa merhatiin tingkat kinerja, bisa rusak minat intrinsik + pembentukan kualitas Perilaku ga tentu seragam
23
Question
Differential Reinforcement of High Rates (DRH)
Answer
Penguatan diberikan untuk TINGKAT RESPONS yang TINGGI dalam periode waktu tertentu; misal untuk latihan olahraga (atlet) mau lomba, kyk lari cepat, piano tiles
24
Question
Differential Reinforcement of Low Rates (DRL)
Answer
Penguatan diberikan untuk RESPON dengan kecepatan LAMBAT dalam suatu periode waktu; ngajarin sikat gigi harus pelan biar semua sisi kena
25
Question
Differential Reinforcement of Paced Responding (DRP)
Answer
Penguatan bergantung pada pemaparan serangkaian respons pada tingkat tertentu; latihan tempo
26
Question
Fixed Time (FT)
Answer
penguat dikirim mengikuti periode waktu yang TETAP & DAPAT diprediksi terlepas dari perilaku organisme (akan selalu dikasi misal abis 30 dtk regardless of stimulus)
27
Question
Variable Time (VT)
Answer
Penguat dikirim mengikuti periode waktu yang BERVARIASI & TIDAK dpt diprediksi , terlepas dr perilaku organisme
28
Question
Complex Schedules of Reinforcement
Answer
Terdiri dari 2 atau lebih jadwal sederhana
29
Question
Conjunctive Schedules
Answer
Jadwal di mana dua / lebih jadwal sederhana harus dipenuhi secara bersamaan sebelum diberikan reinforcer
30
Question
Adjusting Schedules
Answer
di adjust berdasarkan simple schedule sebelumnya/sangat berpengaruh , dan di adjust ke perilakunya
Extinction and Stimulus Control
Study
1
Question
Apa yang menjadi perbedaan antara procedure of extinction dan process of extinction?
Answer
Procedure of extinction adalah penghentian pemberian reinforcement untuk tingkah laku yang sebelumnya diperkuat, sedangkan process of extinction adalah melemahnya tingkah laku yang sebelumnya sudah terbentuk akibat dari penghentian reinforcement.
2
Question
Prosedur extinction
Answer
PENGHENTIAN pemberian reinforcement untuk tingkah laku yang sebelumnya diperkuat
3
Question
Proses extinction
Answer
MELEMAHNYA tingkah laku yang sebelumnya sudah terbentuk sebagai AKIBAT penghentian pemberian reinforcement. NOTE: kalo tingkah laku udh ga pernah muncul lagi = tingkah laku itu udh hilang (extinguished), tapi kl sesekali masih muncul = hanya sebagian menghilang (partially extinguished).
4
Question
Kunci keberhasilan extinction
Answer
Mengidentifikasi yang efektif dalam mempertahankan tingkah laku
5
Question
Side Effects of Extinction
Answer
1. Extinction burst 2. Increase in variability 3. Emotional behavior 4. Resurgence 5. Aggression 6. Depression
6
Question
Extinction burst
Answer
Peningkatan sementara dalam frekuensi dan intensitas tingkah laku saat prosedur extinction pertama kali diterapkan (neken" tuas mulu berkali" pas tb ga dapet makanan)
7
Question
Increase in variability
Answer
Peningkatan variasi dari tingkah laku individu (sebelumnya neken pk tangan bisa, skrng gabisa jd nyoba pk kaki/dll)
8
Question
Emotional behavior
Answer
Tingkah laku ini disebut sebagai tanda-tanda frustration (orang kesel kl nemu mesin permen yang ga ngasih permen)
9
Question
Resurgence
Answer
Kemunculan kembali tingkah laku-tingkah laku lain yang dianggap efektif untuk mendapatkan reinforcer (kyk tahap sebelumnya dr proses shaping) Menyerupai Regression → tingkah laku yang ga mateng pas organisme frustrasi atau konflik
10
Question
Aggression
Answer
Tingkah laku emosional yang berupa kemarahan yang muncul saat prosedur extinction diberlakukan
11
Question
Depression
Answer
Berbagai tingkah laku yang menunjukkan bahwa organisme sedang bersedih
12
Question
Resistance to Extinction
Answer
Seberapa jauh respon tetap dimunculkan walaupun prosedur extinction sudah diberlakukan; high resistance to extinction (lama ilang) dan low resistance to extinction (cepet ilang)
13
Question
Faktor-faktor yang mempengaruhi Resistance to Extinction
Answer
1. Schedule of reinforcement 2. History of reinforcement 3. Magnitude of the reinforcer 4. Degree of deprivation 5. Previous experience with extinction 6. Distinctive signal for extinction
14
Question
Schedule of Reinforcement
Answer
faktor paling penting dalam pembentukan dan penguatan tingkah laku.
15
Question
Partial Reinforcement Effect
Answer
tingkah laku yang dibentuk melalui partial reinforcement akan bertahan lebih lama daripada continuous reinforcement semakin jarang reinforcer diberikan, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari bahwa reinforcer tidak lagi tersedia
16
Question
Bagaimana Partial Reinforcement Effect memengaruhi tingkah laku yang dibentuk melalui jadwal VR dan jadwal FR?
Answer
Partial Reinforcement Effect lebih kuat untuk tingkah laku yang dibentuk dengan jadwal VR (variable ratio) dibandingkan jadwal FR (fixed ratio). Organisme belajar untuk merespon bahkan saat tidak ada reinforcer pada jadwal partial, terutama jadwal variable.
17
Question
History of Reinforcement
Answer
Semakin panjang dan besar riwayat pemerolehan reinforcer, semakin bertahan tingkah laku yang terbentuk; lebih mudah ngilagin perilaku yg 1x muncul lgsng dicoba extinction dr pd yg udh lama di diemin
18
Question
Magnitude of the reinforcer
Answer
Semakin besar reinforcer, semakin besar ketahanan organisme terhadap extinction, walau terkadang reinforcer yang bernilai kecil juga mungkin ngasilin resistance yang lebih besar
19
Question
Apakah yang dapat mempengaruhi waktu yang dibutuhkan untuk hilangnya penekanan tuas setelah periode pelatihan?
Answer
Magnitude of the reinforcer, di mana penguat terdiri dari pelet makanan yang banyak akan membutuhkan waktu lebih lama untuk hilang.
20
Question
Degree of Deprivation
Answer
Semakin besar tingkat deprivasi, semakin besar ketahanan organisme terhadap extinction.
21
Question
Previous experience with extinction
Answer
mengalami sesi extinction yang diselingi dengan sesi reinforcement, maka semakin banyak pengalamannya dengan sesi extinction, semakin cepat tingkah laku itu extinguished
22
Question
Distinctive signal for extinction
Answer
Extinction lebih mudah terjadi bila ada stimulus diskriminatif yang menandakan hadirnya sesi extinction.
23
Question
Spontaneous recovery
Answer
Kemunculan kembali respons yang hilang setelah periode istirahat setelah extinction
24
Question
Differential Reinforcement of Other Behavior (DRO)
Answer
Prosedur pemberian reinforcement untuk tingkah laku lain APAPUN selain tingkah laku yang ingin dihilangkan.
25
Question
Mengapa DRO dianggap lebih efektif daripada extinction saja?
Answer
DRO lebih efektif karena perilaku target dilemahkan oleh kurangnya penguatan untuk perilaku itu dan penguatan perilaku lain yang menggantikannya.
26
Question
Differential Reinforcement of Functional Communication (DRO-FC)
Answer
DRO-FC adalah jenis reinforcement yang menguatkan komunikasi fungsional yang lebih pantas daripada perilaku merengek
27
Question
Apa yang seharusnya diperkuat dalam DRO-FC untuk anak yang merengek?
Answer
anak diajarkan untuk mengemukakan keinginannya dengan komunikasi,mengemukakan apa yang diinginkan secara jelas dan pantas untuk direinforce “kamu jangan nangis gitu dong, kamu cerita aja kamu maunya apa”
28
Question
DRI?
Answer
Mereinforce perilaku yang berkebalikan dengan perilaku yg ingin dihilangkan
29
Question
Stimulus Generalization
Answer
Kecenderungan munculin respons saat stimulus serupa dengan SD muncul (semakin mirip stimulus semakin kuat responnya)
30
Question
Stimulus Discrimination
Answer
Kecenderungan untuk memunculkan respons saat stimulus tertentu hadir dan tidak saat stimulus lainnya (kebalikan SG)
Avoidance, Escape, Punishments
Study
1
Question
Apa yang dimaksud dengan Negative Reinforcement?
Answer
Terdiri dari penghilangan stimulus aversif yang kemudian mengarah pada peningkatan kekuatan sebuah tingkah laku.
2
Question
Apa yang dimaksud dengan Escape Behavior?
Answer
Tingkah laku yang dimunculkan untuk menghentikan stimulus aversif, contohnya berlari untuk berteduh ketika hujan deras.
3
Question
Apa yang dimaksud dengan Avoidance Behavior?
Answer
Tingkah laku untuk mencegah terjadinya stimulus aversif, contohnya menunggu di kantor sampai hujan berhenti untuk berteduh duluan saat mulai mendung.
4
Question
Apa yang dimaksud dengan Two Process Theory of Avoidance?
Answer
Teori Mowrer (1947-1960) menyatakan bahwa ada dua proses yang berperan dalam mempelajari avoidance response, yaitu takut terhadap CS (classical conditioning) dan menghindar dari CS (operant behavior).
5
Question
Masalah/Kelemahan Two Process Theory of Avoidance
Answer
Avoidance response bertahan sangat lama walaupun US tidak ada lagi
6
Question
Apa yang menjadi perhatian para ahli psikologi klinis dan belajar terkait avoidance response?
Answer
Fenomena di mana organisme tetap melakukan avoidance response sampai ratusan kali, meskipun stimulus tidak ada lagi.
7
Question
Apa yang menjadi proses mendasar dalam pengembangan dan bertahannya perilaku fobia?
Answer
Avoidance learning
8
Question
Limitasi dlm menerapkan experimental avoidance (EA) untuk fobia manusia
Answer
- dlm EA conditioning, hewan menghindari US aversif; dlm fobia manusia, individu menghindari CS - Dlm ea, perilaku avoidance tidak terlalu mudah terjadi dan cenderung kurang pasti dibanding dlm fobia. NOTE: Fobia manusia biasanya membentuk avoidance response di awal rangkaian peristiwa yang mengarah ke stimulus yang ditakuti sehingga tingkah laku ini bertahan dan sulit untuk di-extinguish
9
Question
Apa yang memainkan peran penting dalam fobia?
Answer
Avoidance conditioning
10
Question
Obsessive Compulsive Disorder (OCD)?
Answer
Gangguan --> pikiran, impuls, gambaran terus menerus (obsesif) & tindakan stereotip berulang (kompulsi)
11
Question
Hubungan kecemasan dengan obsesi dan kompulsi?
Answer
obsesi = peningkatan kecemasan kompulsi = penurunan kecemasan
12
Question
Apa yang menjadi perbedaan antara perilaku penghindaran dalam OCD dan fobia?
Answer
OCD melibatkan respons penghindaran AKTIF; FOBIA melibatkan respons penghindaran PASIF note: OCD juga dapat menggunakan respons penghindaran pasif (menghindari sampah) sehingga beberapa pola perilaku mereka juga dapat dikategorikan sebagai fobia
13
Question
Exposure and Response Prevention (ERP)
Answer
Metode pengobatan OCD melibatkan paparan yang lama pada peristiwa yang menimbulkan kecemasan saat tidak melakukan perilaku kompulsif
14
Question
Systematic desensitization, flooding
Answer
Systematic desensitization: bertahap dr yang sedikit kecemasan ke intens (imajiner/in vivo) flooding: menghadirkan langsung sumber
15
Question
2 macam negative punishment
Answer
time out & response-cost
16
Question
Time-out
Answer
HILANG akses ke positive reinforcers untuk SEMENTARA waktu setelah terjadinya problem behavior.
17
Question
Tujuan time-out
Answer
Memfasilitasi perkembangan perilaku yang lebih sesuai, bukan membuat anak lepas kendali
18
Question
Bagaimana time-out seharusnya dilakukan?
Answer
Tidak terlalu lama, apalagi untuk anak kecil
19
Question
Response Cost
Answer
PENGHILANGAN reinforcer (menyenangkan) setelah terjadinya problem behavior
20
Question
Intrinsic Punishment
Answer
punishment yg berasal dari DIRI SENDIRI (punishment sbg aspek yg melekat dari perilaku yang dipunish)
21
Question
Extrinsic Punishment
Answer
Punishment yang berasal dari LUAR dan aspek yang GA melekat dari perilaku yang dihukum, tapi hanya mengikuti perilaku tersebut
22
Question
Primary Unconditioned Punisher
Answer
Mempunish secara bawaan, peristiwa yang sejak lahir tidak disukai (disengat listrik)
23
Question
Secondary Conditioned Punisher
Answer
Peristiwa yang punishing karena sudah dikaitkan dengan punishment lainnya
24
Question
Generalized Punisher
Answer
Jadi punishment karena dikaitkan dengan banyak punisher lainnya di masa lalu.
25
Question
Problems make punishment
Answer
1. Hukuman tidak secara langsung me-strengthens perilaku & bisa mengeneralisasi. 2. Punisher bisa menjadi stimulus diskriminatif (SD) untuk punishment 3. Punishment mungkin hanya mengajarkan individu untuk menghindari punisher. 4. Punishment kemungkinan besar akan menimbulkan respons emosional yang kuat 5. Punishment terkadang dapat menimbulkan reaksi agresif 6. Penggunaan punishment pake modelling bisa ngajarin orang punishment = cara yang diterima untuk ngendaliin perilaku (anak dikatain, dia malah ngatain org lain jg) 7. Punishment efek langsung ngeberentiin perilaku, penggunaan punishment diperkuat.
26
Question
Benefits and the effective use of punishment
Answer
1. Punishment meningkatkan perilaku sosial. 2. Punishment terkadang memperbaiki suasana hati (nangis berkurang) 3. Punishment dapat meningkatkan perhatian terhadap lingkungan
27
Question
Apa yang harus dilakukan agar punishment efektif?
Answer
Punishment harus segera dilakukan, konsisten, dan cukup berat sejak awal, negative biasanya lebih disukai dr pd postive
28
Question
Apa yang disarankan untuk kombinasi punishment atas perilaku yang tidak pantas?
Answer
Punishment atas perilaku yang tidak pantas lebih efektif jika dikombinasikan dengan positive reinforcement untuk perilaku yang sesuai.
29
Question
Learned Helplessness
Answer
Pengurangan pada kemampuan belajar karena stimulus/kondisi aversif muncul selama beberapa waktu dan tidak bisa dikendalikan, dihindarkan, ataupun diramalkan kapan munculnya
30
Question
Cara mencegah perkembangan learned helplessness
Answer
Memberi escapable shock sebelum inescapable shock
Observational Learning
Study
1
Question
Observational Learning
Answer
Proses dimana perilaku model dilihat oleh observer --> perilaku observer berubah
2
Question
Mengapa Observational Learning disebut sebagai social learning?
Answer
Karena manusia adalah makhluk sosial & pada dasarnya ini merupakan proses sosial
3
Question
Contagious Behavior
Answer
Perilaku naluriah atau refleksif yang dipicu oleh terjadinya perilaku yang sama pada individu lain. (nguap)
4
Question
Stimulus Enhancement
Answer
Kemungkinan suatu perilaku berubah karena perhatian individu ditarik ke item atau lokasi tertentu oleh perilaku individu lain.
5
Question
Apa yang dimaksud dengan Vicarious Emotional Responses dalam Observational Learning in Classical Conditioning?
Answer
Respons emosional yang dikondisikan secara klasik yang dihasilkan dari melihat respons emosional orang lain.
6
Question
Observational Learning in Classical Conditioning
Answer
Stimulus yang terlibat biasanya bersifat emosional
7
Question
Apa yang dimaksud dengan Vicarious Emotional Conditioning?
Answer
Pengkondisian emosional yang dihasilkan dari melihat respons emosional orang lain.
8
Question
Apa yang dimaksud dengan Higher Order Conditioning dalam Vicarious Emotional Conditioning?
Answer
Reaksi emosional orang lain dapat menjadi conditioned stimulus (CS) yang memicu respons emosional terhadap stimulus netral sebelumnya. Contoh: Melihat ketakutan orang lain (NS) -> Takut (CR); Melihat ketakutan orang lain -> Takut (CS) -> Takut (CR).
9
Question
Apa perbedaan antara Acquisition dan Performance dalam Observational Learning?
Answer
Acquisition: perhatian yang diberikan learner terhadap seorang model Performance: melibatkan efek reinforcement dan punishment yang sudah dikenal dalam menerjemahkan perilaku
10
Question
Observational learning memodifikasi perilaku dalam 3 cara
Answer
1) Kita lebih mungkin untuk mempraktikkan modeled behavior ketika kita telah mengamati sang model menerima reinforcement untuk perilaku tersebut. 2) Kita lebih (atau kurang) mungkin mempraktikkan modeled behavior ketika kita sendiri akan mengalami reinforcement (atau punishment) untuk mempraktikkan perilaku tersebut. 3) History of reinforcement dan punishment yang kita miliki untuk mempraktikkan modeled behavior.
11
Question
Apa yang dimaksud dengan physical modelling dalam Observational Learning?
Answer
Guru menunjukkan perilaku yang diinginkan secara fisik dan memberikan verbal reinforcer ketika siswa memperhatikan. Contoh: Guru mengatakan 'Good' ketika siswa memperhatikan cara memegang bola.
12
Question
Apa yang diperlukan agar modelling dapat berhasil?
Answer
Pengamat memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mempelajari perilaku.
13
Question
Apa yang mempengaruhi kita untuk memperhatikan model yang mirip dengan kita?
Answer
Usia yang sekitar sama, berpakaian serupa, dan memiliki minat yang sama.
14
Question
True imitation
Answer
OL melibatkan duplikasi diari perilaku baru atau urutan perilaku.
15
Question
Generalized imitation
Answer
mengimitasi modeled behavior baru tanpa reinforcement spesifik yang didapatkan ketika melakukan perilaku
16
Question
Hasil Penelitian Bandura (1965), Bobo Doll
Answer
Anak yang mengamati perilaku agresif mereplikasi perilaku tersebut kepada sebuah bobo doll. Konsekuensi yang dialami oleh model juga mempengaruhi perilaku agresif anak
17
Question
Penemuan penelitian terhadap filmed violence
Answer
* Filmed violence punya tingkat efektivitas yang setara dengan live violence = micu perilaku violent pd observer * Jumlah violent media yg dilat pas kecil — perilaku agresif dan antisosial 10 tahun setelahnya * Penelitian 17 tahun: jumlah televisi yang ditonton pada masa kecil — jumlah perilaku agresif atau violent.
18
Question
Agression gender
Answer
- Laki lebih mungkin untuk ekspresi efek dr paparan video game yang violent. - Perempuan yang menyaksikan violence dapat menjadi lebih rentan untuk menjadi korban dr perilaku agresif -> karena ada desensitisasi.
19
Question
Rule Governed Behavior?
Answer
Perilaku yang dihasilkan dari paparan terhadap peraturan
20
Question
Rules dalam Rule Governed Behavior?
Answer
Pernyataan mengenai kontingensi. --> Jika kita melakukan sesuatu, suatu konsekuensi akan mengikuti.
21
Question
Instruction dalam Rule Governed Behavior?
Answer
Pernyataan mengenai bagaimana cara merespon. --> Jangan melanggar lampu merah/Berhentilah pada lampu merah.
22
Question
Kekurangan Rule Governed Behavior?
Answer
1) Kadang kurang efisien drpd perilaku yang secara langsung dibentuk oleh kontingensi natural / alami. —> setelah membaca buku-buku tentang golf, individu masih harus berlatih. 2) Kadang perilaku kurang sensitif terhadap kontingensi reinforcement yang aktual dalam setting tertentu —> Dalam setting fixed interval, tikus merespon secara terus-menerus selama interval tersebut.
23
Question
Personal Rules dalam Self Regulation?
Answer
Peraturan juga dapat memengaruhi perilaku kita sendiri
24
Question
Personal rules (self-instruction)?
Answer
Deskripsi verbal dari kontingensi yang kita tampilkan kepada diri kita sendiri untuk memengaruhi perilaku kita. --> Jika aku baik kepada orang lain, orang lain akan baik kepadaku.
25
Question
Say-do Correspondence?
Answer
Apa yang kita omongin sama -- Apa yang kita lakuin
26
Question
Bright-boundary
Answer
Diskriminasi jelas antara pola perilaku yang diterima dan tidak diterima. Bright-boundary meningkatkan self-regulated behavior. --> Aku akan belajar dari jam 7 hingga jam 9 malam ini (ada batasan spesifik mengenai waktunya).
27
Question
Implementation intentions
Answer
Pernyataan “di mana” dan “kapan” yang spesifik terhadap cara menyelesaikan tugas.
28
Question
Modeling
Answer
observasi TL diikuti dgn muncul TL yang sama/serupa dgn TL model.
29
Question
Modeling (nama lain)
Answer
Imitation Learning: Fokusnya peniruan TL, Observational Learning: Fokusnya stimulus lingkungan, Faktor” yg mengaruhin proses persepsi sehingga TL model diobserve Social Learning: Fokusnya hubungan interpersonal Vicarious Learning: Fokusnya obsrever bljr TL dan konsekuensi TL
30
Question
Model Similarity
Answer
Semakin mirip karakteristik model dengan observer, semakin mungkin terjadi modeling pada observer